Porostimur.com Jakarta — Suasana di lingkungan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mendadak tegang, Rabu (22/10/2025), ketika Sherly Tjoanda, salah satu pejabat asal Maluku Utara, tiba-tiba mempercepat langkahnya usai melakukan pertemuan dengan penyidik KPK.
Momen itu terjadi sesaat setelah dirinya dicecar pertanyaan oleh wartawan terkait dugaan kepemilikan saham di PT Karya Wijaya — perusahaan yang belakangan dikaitkan dengan sejumlah pejabat daerah.
Dihadang Pertanyaan, Sherly Tiba-Tiba Panik
Awalnya, Sherly tampak tenang saat keluar dari ruang pertemuan. Namun, suasana berubah ketika seorang jurnalis menanyakan soal dugaan keterlibatannya dalam kepemilikan saham PT Karya Wijaya, yang disebut-sebut bermasalah secara hukum.
“Benarkah Ibu memiliki saham di PT Karya Wijaya yang diduga ilegal?” tanya salah satu wartawan kepada Sherly.
Pertanyaan itu sontak membuat raut wajahnya berubah. Ia tampak gelisah, menunduk, dan enggan menjawab.
Beberapa detik kemudian, seorang wartawan lain kembali menegaskan pertanyaan dengan nada lantang, “Apakah benar Gubernur Maluku Utara juga memiliki saham di PT Karya Wijaya?”
Namun, alih-alih menjawab, Sherly justru bergegas meninggalkan area KPK, berjalan cepat menuju kendaraan dinasnya tanpa memberikan komentar sedikit pun.












