Diterjang Luapan Air Sungai, Jembatan di Desa Pancado, Pulau Taliabu Ambruk

oleh -28 views
Link Banner

Porostimur.com | Bobong: Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara (Malut) sejak dua hari terakhir, mengakibatkan sejumlah sungai di perbatasan Desa Pencado dan Desa Maluli meluap hingga membuat ambruk salah satu jembatan yang menghubungkan kedua desa tersebut.

Jembatan yang ambruk itu, merupakan jembatan yang dilalui petani serta pelajar yang akan bersekolah di SD, SMP dan SMA terdekat.

“Kami meminta pemda setempat harus segera mengambil langkah cepat untuk perbaiki jembatan yang ambruk,” kata La Saleh, salah seorang warga Desa Pencado, Kecamatan Taliabu Selatan, Senin (27/7/2020).

Menurut dia, terhitung sejak belum dimekarkan menjadi Kabupaten Pulau Taliabu yang sudah berusia tujuh tahun, belum ada pembangunan tanggul penahan banjir di Desa Pencado. Padahal pada tahun lalu, ada 20 rumah rusak akibat tergerus banjir bandang sungai yang sumber airnya dari telaga di Desa Pencado itu.

Link Banner

“Sampai hari ini kami hanya dapat jembatan darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu. Banjir tadi malam sudah membuat ambruk satu jembatan di Desa Pencado dan jembatan keduanya sudah miring terancam ambruk lagi,” ujarnya.

Baca Juga  Isi BBM, speed boat Dishub Tual terbakar

Dia berharap program pemerintah pusat melalui BNPB yang telah dikucurkan anggaran penanggulangan bencananya segera dilaksanakan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, Sutomo Teapon, mengatakan pada tahun ini Pemkab Taliabu melalui BNPB mendapat kucuran anggaran rehabilitasi sekitar Rp11 miliar lebih pada tahun 2020 termasuk untuk pembangunan tanggul penahan banjir di Desa Pencado.

“Anggaran pembangunan tanggul penahan banjir Desa Pencado sementara ini masih dalam proses di keuangan,” katanya. (red/ifo)