DPD hingga Walhi Kritik Konsesi Panas Bumi Telaga Ranu ke Perusahaan Israel “Ormat”

oleh -156 views

Porostimur.com, Jakarta – Kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang memberikan konsesi proyek panas bumi Telaga Ranu, Halmahera Barat, kepada PT Ormat Geothermal Indonesia pada 12 Februari 2025 memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan.

Perusahaan tersebut merupakan anak usaha dari Ormat Technologies, perusahaan energi panas bumi berbasis di Amerika Serikat yang disebut memiliki afiliasi bisnis dengan Israel.

Walhi dan Investigasi Media

Koalisi organisasi masyarakat sipil menilai keputusan itu perlu ditinjau ulang. Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dalam keterangan tertulisnya menyatakan pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap rekam jejak perusahaan yang diduga menimbulkan kerusakan lingkungan dan konflik sosial di berbagai wilayah operasinya.

Baca Juga  SMP Citra Kasih Ambon Rayakan Imlek dan Valentine 2026 dengan Aksi Berbagi

Serial investigasi media Deduktif berjudul “Jejak Hasbara di Kerjasama Bisnis Geothermal ‘Israel’-Indonesia” juga menyoroti jaringan bisnis Ormat serta dugaan dampak operasionalnya. Dalam laporan tersebut disebutkan adanya persoalan pencemaran air tanah, rusaknya lahan pertanian, hingga kriminalisasi warga yang menolak proyek.

Sejumlah warga di wilayah operasi sebelumnya mengeluhkan dampak sosial proyek geothermal. Salah satu perwakilan warga, sebagaimana dikutip dalam laporan lapangan Deduktif, menyebut kehilangan sumber air bersih sejak pengeboran dilakukan, sementara lahan pertanian terdampak.

No More Posts Available.

No more pages to load.