Porostimur.com, Beijing – Dunia internasional menyatakan prihatin dan mengecam serangan pasukan Israel terhadap posisi dan pos pengamatan UNIFIL, yang mengakibatkan cedera pada personelnya.
China melalui juru bicara kementerian luar negerinya Mao Ning mengutuk serangan pada pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon ini.
Pasukan penjaga perdamaian PBB mengatakan tembakan Israel ke markas besar mereka di Lebanon selatan pada hari Kamis (10/10/2024), menyebabkan dua anggota helm biru dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) terluka.
Israel mengakui pasukannya telah melepaskan tembakan ke daerah tersebut, dengan alasan milisi Hizbullah Lebanon yang menjadi sasaran perang mereka, meningkatkan operasinya di dekat pos-pos PBB.
Kecaman terhadap Israel juga datang dari Italia. Pasukan Israel dinilai telah bertindak ilegal dengan menembaki posisi yang digunakan oleh pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon,
Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mengecam tindakan tersebut sebagai kemungkinan kejahatan perang.
Misi penjaga perdamaian PBB yang dikenal sebagai UNIFIL ditempatkan di Lebanon selatan untuk memantau permusuhan di sepanjang garis demarkasi dengan Israel. “Ini bukan kesalahan dan bukan pula kecelakaan,” kata Crosetto dalam konferensi pers.









