Eks Anggota Juru Bicara Militer Israel Akui Manipulasi Informasi Operasi di Gaza

oleh -4 Dilihat
Seorang mantan anggota unit juru bicara militer Israel, Ayelet Kroizer, mengungkap dugaan manipulasi informasi terkait operasi militer Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Palestina.

Porostimur.com, Tel Aviv – Seorang mantan anggota unit juru bicara militer Israel, Ayelet Kroizer, mengungkap dugaan manipulasi informasi terkait operasi militer Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Palestina.

Kroizer mengaku pernah terlibat dalam penyusunan informasi yang disampaikan kepada media, termasuk memanipulasi detail peristiwa dan penggunaan istilah “teroris” terhadap warga Palestina yang menurutnya tidak bersalah.

Pengakuan tersebut disampaikan melalui unggahan di platform X, Senin (2/11/2026), sekaligus mengumumkan penunjukan dirinya sebagai juru bicara Breaking the Silence, organisasi Israel yang menghimpun kesaksian mantan tentara mengenai dugaan penyalahgunaan kekuasaan militer di wilayah Palestina yang diduduki.

“Selama masa tugas saya, saya memanipulasi detail yang dirilis kepada media. Saya melihat bagaimana kata ‘teroris’ disematkan bahkan kepada warga Palestina yang tidak bersalah, dan bagaimana pernyataan-pernyataan disusun agar sesuai dengan audiens target serta tujuan yang telah ditetapkan,” tulisnya.

Menurut Kroizer, pengalaman bertugas di unit tersebut membuatnya memahami bagaimana militer tidak hanya menjalankan operasi di lapangan, tetapi juga mengendalikan cara informasi mengenai operasi itu disampaikan kepada publik.

No More Posts Available.

No more pages to load.