Porostimur.com, Tel Aviv – Mantan Perdana Menteri (PM) Zionis Israel Naftali Bennett mengatakan Israel sedang runtuh. Untuk itu, dia mendesak penggantian segera pemerintahan PM Benjamin Netanyahu.
“Dari Washington, D.C., saya melaporkan bahwa Israel sedang runtuh,” tulis Bennett di akun X-nya.
Bennett, yang menjabat sebagai PM Israel dari Juni 2021 hingga Juni 2022, mengeklaim bahwa dia “menghadapi tsunami tuduhan, narasi kelaparan yang didorong oleh Hamas dan PBB, serta citra dan kebohongan yang direkayasa tentang Israel.”
Mengkritik anggota koalisi Netanyahu, Bennett mengatakan: “Mereka menimbulkan kerusakan yang mengerikan melalui pernyataan sembrono seperti ‘Kami akan memusnahkan Gaza’ dan ‘Jatuhkan bom nuklir di Gaza’, semua itu hanya untuk mendapatkan poin politik dari basis mereka.”
“Bahkan upaya untuk memperpanjang perang di Gaza, seolah-olah kita punya waktu tak terbatas, justru menyebabkan kerugian besar bagi kita,” paparnya, yang dilansir Middle East Monitor, Selasa (29/7/2025).
“Kesimpulannya jelas: satu-satunya jalan keluar dari lubang ini adalah mengganti pemerintahan yang destruktif ini sesegera mungkin dan menempatkan negara ini di jalur yang baru,” imbuh Bennett.
Israel telah memberlakukan blokade di Gaza selama 18 tahun, dan sejak 2 Maret telah menutup semua penyeberangan, memperburuk kondisi kemanusiaan bagi 2,4 juta penduduk wilayah tersebut.











