Eksplorasi Keanekaragaman Hayati di Maluku Utara, BRIN-UNIRA Sepakat Kolaborasi

oleh -0 Dilihat

Porostimur.com, Bogor – Maluku Utara merupakan bagian dari Kawasan Wallacea yang mempunyai keanekaragaman hayati dan endemisitas yang tinggi. Oleh karena itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE), Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) dan Lembaga Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP) Universitas Halmahera (UNIRA) sepakat untuk menjalin kolaborasi.

Adapun kerja sama tersebut berupa Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Konservasi dan Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati, dan Penanganan Permasalahan Lingkungan Hidup serta Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Maluku Utara. Penandatangan kerja sama dilakukan di Cibinong, Bogor, Rabu (17/1).

Kepala Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi (PREE) BRIN, Anang Setiawan Achmadi, mengatakan penandatangan kerja sama dengan Universitas Halmahera merupakan titik awal untuk memulai kolaborasi untuk mengungkap potensi alam Halmahera. Sebagaimana diketahui, pemerintah telah memberi perhatian secara khusus dengan terbitnya Inpres No. 1 Tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Dalam Pembangunan Berkelanjutan. 

Baca Juga  Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Drama Panas Warnai Carabao Cup

Oleh karena itu, kerja sama penelitian dan pengembangan untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut, khususnya terkait konservasi, pengelolaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati yang lestari, serta penyelesaian masalah lingkungan hidup di Maluku Utara khususnya Halmahera Utara, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi penting.