Ekstremisme Sayap Kanan AS Makin Bahaya?

oleh -82 views
Warga membangun tugu peringatan di luar pintu masuk mal sehari setelah penembakan massal di Allen Premium Outlets, Texas, Ahad (7/5/2023). | Smiley N Pool/The Dallas Morning News via AP)

Porostimur.com, Dallas – Sejumlah kejadian di Amerika Serikat belakangan memunculkan kekhawatiran soal makin bahaya ideologi supremasi kulit putih dan ekstremisme sayap kanan. Sejumlah individu yang dikaitkan dengan ideologi tersebut tak ragu untuk melakukan tindakan kriminal.

Penegak hukum federal AS saat ini sedang menyelidiki apakah pelaku pembunuhan delapan orang di pusat perbelanjaan di Dallas tertarik dengan ideologi supremasi kulit putih. Pihak berwenang mengatakan mereka sedang menjadi motif pembunuhan massal tersebut.

Petugas memperingatkan saat ini penyelidikan masih di tahap awal. Pada Ahad (7/5/2023), seorang agen federal yang tidak bisa disebutkan namanya mengatakan, penegak hukum meninjau akun media sosial Mauricio Garcia, 33 tahun, dan unggahannya yang menunjukkan ketertarikan pada pandangan supremasi kulit putih dan neo-Nazi.

Baca Juga  PAD Maluku Seret, DPRD Soroti Pola Kerja Pemerintah yang Dinilai Belum Adaptif

Garcia juga mengenakan lambang “RWDS” atau “Right Wing Death Squad” alias “Pasukan Maut Sayap Kanan” di dadanya saat ditembak polisi. RWDS slogan populer di antara ekstremis kanan dan kelompok-kelompok supremasi kulit putih.

Petugas anonim itu menambahkan, selain meninjau unggahan di media sosial, agen-agen federal juga telah mewawancarai anggota keluarga dan rekan Garcia untuk bertanya tentangan ideologinya. Menurut petugas itu penyidik juga meninjau rekaman finansial, unggahan di media daring, dan media elektronik Garcia lainnya.