Ekstremisme Sayap Kanan AS Makin Bahaya?

oleh -85 views
Warga membangun tugu peringatan di luar pintu masuk mal sehari setelah penembakan massal di Allen Premium Outlets, Texas, Ahad (7/5/2023). | Smiley N Pool/The Dallas Morning News via AP)

Kepala Kepolisian Allen Brian Harvey menolak menjawab pertanyaan tentang penyelidikan ini. “Sebenarnya kami tidak punya banyak (untuk disampaikan),” katanya.

Departemen Keamanan Masyarakat mengidentifikasi Garcia sebagai pelaku pembunuhan delapan orang di sebuah mal di Texas. Satu hari setelah pembantaian itu dilakukan, Garcia ditembak petugas polisi yang kebetulan sedang berada di dekat mal itu.

Petugas penegak hukum mengatakan penyidik telah menggeledah motel dekat persimpangan tempat Garcia menginap. Petugas itu mengatakan, polisi juga menemukan beberapa senjata di lokasi tempat Garcia ditembak, termasuk senapan laras panjang AR-15 dan sebuah pistol.

Dua penegak hukum mengatakan, investigator juga menggeledah rumah yang memiliki hubungan dengan tersangka. Dua petugas itu menolak disebutkan namanya karena penyelidikan masih berlangsung.

Seorang perempuan yang tinggal tiga rumah dari sebuah rumah bata mengatakan, ia melihat sekelompok petugas berseragam masuk ke rumah tersebut pada pukul 18.00 dan 19.00 pada Sabtu (6/5/2023) lalu.

Baca Juga  Motor Scrambler Rp 30 Jutaan Meluncur, Pakai Mesin 350 Cc!

“Mereka masuk dengan sangat cepat dan saya melihat mereka melakukannya dua kali,” kata Marsha Alexander.

Ia mengatakan, petugas-petugas itu masih berada di sekitar rumah itu ketika ia tidur pada pukul 21.00 sampai 22.00. Para petugas sudah pergi pada Ahad pagi.