El Nino Ancam Krisis Air Bersih di Maluku Utara, Pemprov Siapkan Sumur Bor hingga Kapal Pengangkut Air

oleh -69 Dilihat
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mengatakan, penanganan krisis air membutuhkan koordinasi lintas instansi agar solusi yang disiapkan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

Pemerintah perlu mengidentifikasi sumber air sekaligus menyiapkan solusi yang dapat bertahan dalam jangka panjang.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum terus berkoordinasi dengan BWS Maluku Utara untuk mengantisipasi dampak kemarau yang masih berlangsung.

“Untuk BPBD dan Dinsos, terus lakukan penelaahan tugas dalam melakukan penanganan,” ujar Sarbin.

Sementara itu, BWS Maluku Utara telah melakukan sejumlah langkah untuk menangani dampak fenomena El Nino.

Penanganan tidak hanya diarahkan pada persoalan ketersediaan air bersih, tetapi juga mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang mengancam lahan pertanian.

Khusus Desa Dowora, tim BWS masih melakukan identifikasi kondisi di lapangan.

Berdasarkan informasi awal, terdapat potensi sumber air tanah di wilayah tersebut. Potensi itu kemudian menjadi dasar usulan pembangunan sumur bor sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Jika Sumur Bor Tak Cukup, Kapal Pengangkut Air Disiapkan

Namun, pemerintah tidak ingin hanya bergantung pada satu opsi.

Baca Juga  Bupati Malra Dorong Investasi dan Hilirisasi Potensi Daerah untuk Pacu Ekonomi Masyarakat

Dalam rapat koordinasi tersebut, Sarbin meminta instansi terkait menyiapkan skenario alternatif apabila solusi sumur bor belum mampu mengatasi kebutuhan air masyarakat dalam jangka panjang.

Salah satu opsi yang muncul adalah pengadaan kapal khusus pengangkut air.

No More Posts Available.

No more pages to load.