Empat Pegawai dan Staff Positif Covid, Istri Wagub Malut Sesali Sikap Direktur RSUD Chasan Boesoirie

oleh -1.183 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Salah satu langkah untuk mendeteksi dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan rumah tangga wakil gubernur dan di lingkungan sekitar adalah dengan cara melakukan Swab test. Hal ini diungkapkan Muttiara T Yasin, dikediamannya pada Ahad (25/7/2021).

Pernyataan ini disampaikan setelah mengetahui empat orang pegawai dan staff rumah tangga Wagub terpapar Covid-19.

“Beberapa waktu lalu ketika ditemukan empat orang pegawai dan staff positif Covid, maka saya langsung berinisiatif melakukan Swab test menyeluruh untuk pegawai dan staff rumah tangga yang berjumlah kurang lebih 30 orang di Kediaman pribadi Wakil Gubernur, di kelurahan Mangga Dua. Langkah Swab test ini kita lakukan dalam rangka mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan. Ini adalah langkah antisipatif agar kita dapat mendeteksi sejak dini penyebaran virus Covid-19 didalam lingkungan  keluarga wakil gubernur dan terutama untuk memproteksi diri, sehingga tidak menyebarkan virus ini ke lingkungan sekitar tempat para pegawai dan staff itu tinggal”, ungkap Mutiara.

Baca Juga  Saat Putin Geram Soal Publikasi Kartun Nabi Muhammad di Prancis

Oleh karena itu lanjut Muttiara kami meminta pihak RSUD Chasan Boesoiri untuk melakukan uji Swab test kepada seluruh pegawai dan staff tersebut, pada tanggal 7 Juli 2021. Tetapi sayangnya hasil Swab test yang dilakukan itu sampai hari ini tak kunjung ada, padahal seluruh Spacimen pegawai dan staff rumah tangga Wagub sudah diambil. Berulang kali kita mencoba  menghubungi Direktur RSUD Chasan Boesoiri untuk bisa mengetahui hasilnya namun belum juga ada informasi yang pasti terkait hasil Swab test itu.

Belakangan baru diinformasikan bahwa seluruh hasil Swab itu diserahkan melalui pihak Puskesmas dimana masing-masing pegawai dan staff itu tinggal. Itu pun belum pasti sebab ketika dikonfirmasi, mereka para pegawai dan staff belum mendapatkan informasi apapun terkait hasil Swab yang dilakukan beberapa waktu lalu itu. Kalaupun mekanisme pemberitahuan hasil Swab test melalui pihak Puskesmas masing-masing paling tidak kita juga diberikan informasi sehingga ada langkah-langkah antisipatif.

Baca Juga  Bangun kordinasi dengan pers, Korem gelar outbond

“Saya berharap Direktur RSUD Chasan Boesoirie tidak menganggap sepele soal hasil Swab test ini, sebab langkah yang kami lakukan ini tidak hanya  dalam rangka memproteksi kesehatan keluarga wakil gubernur saja, tetapi lebih dari itu adalah langkah antisipatif agar tidak menyebarkan virus ini kepada lingkungan sekitar. Apalagi kita semua tau aktivitas wakil gubernur yang padat, banyak menerima tamu yang datang baik di kantor maupun di rumah. Interaksi antara pegawai dan staff dengan para tamu yang datang  sangat dimungkinkan akan menularkan virus ini jika kita tidak mengetahuinya sedari awal. Intinya, kita ingin memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini”, tegas Muttiara.

Kekecewaan istri Wakil Gubernur kepada Direktur RSUD Chasan Boesoirie bukan tanpa alasan. Karena menurutnya dilingkungan pegawai dan staff Wagub sudah ada empat orang yang terkonfirmasi positif Covid, dua orang di Isolasi di RSUD Sofifi, dan dua orang lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah. Tetapi sayangnya informasi atas hasil Swab test seluruh pegawai dan staff yang dilakukan pihak RSUD Chasan Boesoirie itu tidak diketahui secara pasti.

Baca Juga  Selamat Jalan Legenda Tinju Amatir Indonesia, Albert Papilaya

“Sebagai istri Wagub, saya juga memiliki tanggungjawab membantu pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Maluku Utara, oleh karena itu langkah preventif yang saya lakukan adalah melakukan Swab test kepada seluruh pegawai dan staff dengan tujuan agar secepatnya mengetahui siapa saja yang terpapar virus ini, sehingga tidak menularkan kepada yang lain”, pungkasnya. (sarjan)