Kenapa PDIP Baper dengan Tulisan OPEN BO di Baliho Puan? Ini Kata Pengamat

oleh -91 views

Porostimur.com | Blitar: Aksi vandalime “OPEN BO” di baliho Puan Maharani memasuki ranah hukum. Bahkan Polda Jatim turun langsung dalam proses penyidikan kasus ini. Mengapa PDIP terkesan baper dalam kasus ini, berikut perspektif politik komunikasi dari pakar Universitas Brawijaya (UB) Malang, Wawan Sobari.

“Dari sudut pandang hukum, itu sebenarnya sudah problem politik. Kalau cuma dicoret, mungkin tidak akan dilaporkan ke polisi. Tapi karena bahasa yang dipakai (Open BO) memang melecehkan,” tandas Wawan seperti dilansir dari detikcom, Ahad (25/7/2021).

Istilah “OPEN BO” menurut Wawan adalah istilah populer sekarang. Apalagi di berbagai platform media sosial, bahasa itu kerap dijumpai ditulis para netizen. Dari sisi bahasa, Wawan berpendapat, istilah itu diperuntukkan bagi perempuan yang bisa dibooking. Puan, lanjut dia, tidak ada citra seperti itu. Puan selama ini dilihat sebagai sosok anak mantan presiden, cucu Soekarno dan Ketua DPR RI.

Baca Juga  Komnas HAM Kecam Tewasnya 12 Warga Sipil di Distrik Kembru, Desak Evaluasi Operasi TNI

“Itu pelecehan luar biasa. Sekarang istilah apapun, kata OPEN BO mayoritas orang sudah paham. Jadi kalau reaksi PDIP seperti itu menurut saya wajar. Kalau baper tidak ya, karena memang bahasanya keterlaluan, sangat melecehkan apalagi beliau sebagai Ketua DPR RI. Jadi wajar kalau dilaporkan ke polisi,” paparnya.