Fala Lamo Buat Forum Adat Kesangadjian Pertama di Halmahera Timur

oleh -161 views

Amatan media, selama dua hari kegiatan, hingga saat pembagian kelompok, para perangkat adat dari masing-masing wilayah pun mengungkapkan masalah yang dihadapi saat ini. Beberapa daerah misalnya, memiliki struktur kelembagaan dari pihak kesultanan, yang masih ganda, begitu juga peran mereka. Hal ini, menurut mereka, menjadi masalah di kemudian hari.

Sebab itu, forum adat ini penting diadakan agar semua dapat duduk bersama menyelesaikan masalah dan memberikan rekomendasi pada pihak Kesultanan Tidore.

Sangaji Bicoli Samaun Seba mengtakan, di wilayah Wayamli misalnya, ada struktur adat Kimalaha namun, dari Strukur Sangaji Bicoli, seharusnya ada juga Kapita Lao di Wayamli. Ini pun menjadi bahan diskusi di Forum Adat saat ini.

Baca Juga  DPRD Usul Pemprov Maluku Pinjam Rp1 Triliun ke Bank Maluku-Malut Jika Skema PT SMI Tak Jelas

“Untuk itu, terkait struktur adat akan dibentuk kembali sehingga menjadi baik dan rapi di setiap-setiap Desa, yang menjadi wilayah Sangaji Bicoli,” ujar Sangaji Bicoli.

Sementara, Sekretaris Desa Wayamli Abbas Yusuf menjelaskan kegiatan seperti ini harusnya dibuat lebih besar lagi dan berkelanjutan karena sangat baik dan bernilai positif bagi masyarakat dan Pemerintah Desa.

“Sehingga, dari hasil diskusi dalam forum adat, diharapkan menjadi satu rekomendasi terhadap masyarakat adat pesisir,” singkat Abbas.