Fenomena Trump yang Mempercepat Pudarnya Peradaban Barat

oleh -47 views

Lalu kalau Iran memenangkan perang Timteng, apakah Iran yang kemudian terjadi rekonsiliasi dengan negara Arab dan Turki di mana kelompok negara ini akhirnya akan menjadi pilar perdamaian di Timteng ? Lebih jauh, apakah ini menandai makin mantapnya kearah bangkitnya peradaban Islam seperti tesis Huntington ? Lalu bagaimana dengan Indonesia ?

Sekarang Indonesia di tengah eskalasi perang Timteng, telah terdampak secara ekonomi akibat naiknya harga minyak. Harga-harga plastik, BBM non subsidi dan harga kebutuhan pokok terkerek naik pula. Keadaan ekonomi secara umum juga tidak baik-baik saja. Ancaman defisit APBN ke arah 4 hingga 6% dengan Utang Luar Negeri makin menumpuk (ke arah di atas Rp.10.000 trilyun atau sekitar 44% PDB) sehingga APBN makin sempit untuk manuver. Berbagai program pembangunan yang penting (pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lain-lain) juga kesulitan untuk mmpertahankan alokasi dana jumbo untuk program-program yang menghabiskan dana besar seperti MBG, KDMP, swasembada pangan, 15 juta rumah rakyat, sekolah rakyat dan seterusnya.

Baca Juga  Kukuhkan 97 Wisudawan, IAKN Ambon Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul

Dari sisi ekonomi, kini sudah terjadi middle income trap, karena sistem politik transaksional sehingga terbentuk struktur Oligarki yang akhirnya mendikte para aktor politik dan berbagai bias terhadap perundang-undangan hingga kebijakan pembangunan. Tanpa reform yang mendasar ekonomi politik, bisa terancam menjadi “negara gagal” sebaimana tesis Achemoglu. Itu karena perkawinan sistem politik yang tidak adil (Ekstraktif) dengan Ekonomi Ekstraktif sebagaimana bnyak terjadi di negara-negara Afrika dan Amerika Latin.

No More Posts Available.

No more pages to load.