Dari Kota Ambon, solidaritas itu dibawa hingga ke lokasi pengungsian.
Penggunaan kendaraan Bekangdam Kodam XV/Pattimura dalam proses pengangkutan turut mendukung kelancaran distribusi bantuan dari Ambon hingga ke wilayah Taniwel.
Namun, kebutuhan warga pengungsi tentu tidak berhenti pada bantuan pangan.
Perlengkapan rumah tangga, kebutuhan kesehatan, dukungan sosial, serta perhatian terhadap korban dan keluarga yang terdampak juga menjadi bagian dari kebutuhan yang perlu diperhatikan selama masa pengungsian.
Karena itu, kesinambungan bantuan dari berbagai elemen masyarakat, organisasi sosial, tokoh agama, pemerintah desa maupun pihak lainnya menjadi penting agar warga yang terdampak konflik tetap mendapatkan dukungan.
Bantuan FPSB Kota Ambon setidaknya menjadi salah satu bentuk nyata solidaritas tersebut.
Di tengah situasi sulit yang masih dihadapi warga Patahuwe, kehadiran bantuan dan perhatian dari luar wilayah konflik menjadi pesan bahwa para korban tidak berjalan sendiri menghadapi masa sulit.
Solidaritas kemanusiaan pun diharapkan terus bergerak, bukan hanya ketika konflik terjadi, tetapi juga selama proses pemulihan kehidupan warga yang terdampak.
(Josian Kakisina)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









