Menperin Sarmuji Ungkap Potensi Sagu untuk Industri Energi dan Farmasi

oleh -6 Dilihat
Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengungkapkan, pemanfaatan sagu untuk kebutuhan industri nonpangan telah memasuki tahap penelitian hingga uji coba.

Porostimur.com, Jakarta – Sagu yang selama ini dikenal sebagai salah satu sumber pangan utama masyarakat Indonesia, khususnya di kawasan timur, berpeluang dikembangkan menjadi bahan baku berbagai sektor industri strategis. Selain pangan, komoditas lokal ini mulai dilirik untuk mendukung kebutuhan industri energi, farmasi hingga pengembangan produk ramah lingkungan.

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengungkapkan, pemanfaatan sagu untuk kebutuhan industri nonpangan telah memasuki tahap penelitian hingga uji coba. Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah penggunaan tepung sagu sebagai bahan pendukung kegiatan pengeboran sumur minyak atau drilling.

Hal tersebut disampaikan Sarmuji usai membuka kegiatan Sago Business Forum 2026 di Jakarta, Kamis (5/11/2026). Ia mengatakan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah melakukan uji coba pemanfaatan tepung sagu untuk mendukung kegiatan pengeboran minyak.

Baca Juga  Demo Unpatti Memanas, Sekuriti Hany Fendjalang Alami Luka Bakar dan Dilarikan ke RS Leimena

“Tadi BRIN ternyata sudah mulai melakukan uji coba, bukan hanya meneliti tapi sudah melakukan uji coba, bagaimana tepung sagu dimanfaatkan untuk drilling (pengeboran sumur minyak),” kata Sarmuji, dikutip dari Antara.

Menurutnya, pengembangan tersebut membuka peluang baru bagi komoditas sagu untuk masuk dalam rantai pasok industri energi nasional. Apalagi, kebutuhan bahan pendukung pengeboran minyak diperkirakan cukup besar sehingga berpotensi menciptakan pasar baru bagi para pelaku industri sagu.

No More Posts Available.

No more pages to load.