Gagal Bunuh 2 Bos Hamas, Eks Panglima Militer Israel Serukan Diakhirinya Perang Gaza

oleh -4 Dilihat
Mantan Panglima Militer atau Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Aviv Kochavi menyerukan diakhirinya perang di Gaza, Palestina. Foto/Flash90 via Times of Israel

Porostimur.com, Tel Aviv – Mantan Panglima Militer atau Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Aviv Kochavi menyerukan diakhirinya perang di Gaza, Palestina. Dia mengakui bahwa militer Zionis sudah gagal membunuh dua pemimpin utama Hamas; Yahya Sinwar dan Mohammed al-Deif.

Kochavi, yang pangkat terakhirnya adalah letnan jenderal, meninggalkan jabatannya sekitar sembilan bulan sebelum operasi militer Badai al-Aqsa dilancarkan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.

Kochavi mengatakan bahwa menghentikan perang di Gaza adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan para sandera Israel yang ditawan Hamas di Gaza.

Dia juga mengakui kegagalan upaya Israel untuk membunuh pemimpin Hamas Yahya Sinwar dan Panglima Brigade al-Qassam Mohammed al-Deif.

“Kami mencoba, dan itu sulit. Di daerah padat penduduk dan banyak bangunan, hal ini sangat sulit dilakukan. Jadi kami telah bekerja berbulan-bulan untuk (melaksanakan) operasi tersebut, namun kami tidak bisa,” kata Kochavi.

Baca Juga  DPRD Ambon Beri Tenggat Sebulan kepada PT DSA untuk Gelar RUPS, Pemkot Kuasai 99 Persen Saham

Pengakuan langka Kochavi disampaikan ketika dia berbicara dengan orang-orang Yahudi Amerika dan dibocorkan oleh Channel 12 Israel pada Rabu malam, sebagaimana dikutip Palestine Chronicle, Jumat (10/5/2024).

Banyak orang di Israel melihat sosoknya sebagai salah satu orang yang bertanggung jawab atas kegagalan keamanan yang menyebabkan peristiwa 7 Oktober 2023 di Israel.

No More Posts Available.

No more pages to load.