Namun, performa impresif itu gagal dipertahankan saat menghadapi Paraguay di babak 32 besar.
Paraguay Hadirkan Kejutan
Paraguay datang ke fase gugur tanpa banyak mendapat sorotan. Tim asuhan Gustavo Alfaro hanya lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik usai mengumpulkan empat poin di Grup D, hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Bahkan, sepanjang fase grup Paraguay hanya mampu mencetak dua gol, menjadikannya salah satu tim dengan produktivitas terendah di antara peserta babak gugur.
Meski demikian, Paraguay mampu membuktikan bahwa statistik bukan jaminan kemenangan. Bermain disiplin, penuh semangat, dan menunjukkan mental bertarung yang tinggi, wakil Amerika Selatan itu berhasil meredam agresivitas Jerman sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat drama adu penalti.
Keberhasilan tersebut mengantarkan Paraguay ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pada fase berikutnya, Paraguay akan menghadapi pemenang laga antara Prancis dan Swedia. Kedua calon lawannya juga dikenal sebagai tim dengan produktivitas gol tinggi selama fase grup, sehingga menarik dinantikan apakah Paraguay kembali mampu menghadirkan kejutan di turnamen ini.
(red/dts)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









