Melanjutkan pesan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, kata Kakanwil DJBC Maluku, agar generasi muda paham bahwa keuangan negara adalah hak masyarakat sehingga penggunaannya akan kembali ke rakyat. “Nanti anda akan menjadi Menkeu, Dirjen atau pekerja siapa pun tapi, anda memahami bahwa negara ini diurus dan dalam mencapai cita-citanya membutuhkan uang, dan uang negara diurus dengan rambu-rambu dan kalian memahaminya.”
“Memanfaatkan masa pandemi, pada hari ini kita bisa sama-sama belajar, menambah ilmu, dan bersilaturahmi dalam jumlah yang sangat masif. Sebagaimana Tagline acara APBN Week kita hari ini, adalah agar kita semua mengenal apa itu APBN, memahami APBN, dan bersama sama menjaga APBN sebagai intrumen utama pengelolaan keuangan negara.”
Secara singkat, ia juga menjelaskan tentang peran dari Kementerian Keuangan RI. “Kementerian Keuangan merupakan kementeian di Indonesia yang membidangi urusan keuangan dan kekayaan Negara. Tusinya adalah perumusan kebijakan APBN, kebijakan fiskal, pengelolaan asset Negara, sampai dengan kepabeanan dan cukai.”
Hubungannya dengan masalah pendidikan, Kakanwil DJBC Maluku menambahkan, Pemerintah telah mengalokasikan dana pendidikan sebesar 20 persen dari APBN atau senilai Rp541,7 triliun.”




