Gelar Aksi di Penghujung Tahun, Hipma Sulbar Nilai Hendrata Gagal Pimpin Kepulauan Sula

oleh -63 views
Link Banner

Porostimur .com | Sanana: Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Sula Besi Barat (HIPMA SULBAR ) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Babussalam Sula memberikan kado akhir tahun buat Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes

Kado tersebut berupa aksi refleksi empat tahun kepemimpinannya sebagai Bupati di negeri Soa Gateha tersebut.

Aksi yang di gelar pada tanggal (31/12/2109) di mulai sejak jam 09:00 itu di mulai dari Desa Falahu, Kecamatan Sanana.dan menuju taman Wan Sosa, Desa Fagudu serta Pasar Basanohi Sanana.

Dalam orasinya kordinator lapangan (Korlap) Gazali Fataruba mengatakan Bupati Kepsul,HT gagal dalam memimpin Kabupaten Kepulauan Sula

Hal ini dibuktikan dengan adanya data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengatakan kemiskinan dan penggangguran bartambah dari tahun ke tahun

Baca Juga  Bukan Ronaldo Pemain Sepakbola Terkaya di Dunia

Selain itu kata Jek sapaan akrabnya bahwa di masa HT juga kasus korupsi semakin melangit bahkan di lakukan oleh kelurga dekat bupati, misalnya kasus Mesjid Pohea dan Jembatan Air Bug is yang melibatkan ipar Bupati Irwan Hongarta (Cuwan) serta kerabat dekat bupati yang lain.

Selain itu Jek juga mengungkapkan perilaku tidak etis yang melibatkan sejumlah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepsul dalam perkara Oprasi Tangkap Tangan (OTT) yang hingga saat ini tidak dapat di selesaikan oleh aparat penegak hukum.

Masa aksi menggunakan 1 unit pick up yang dilengkapi sound sistem menggelar aksi kediaman bupati di Desa Fagudu Kecamatan Sanana. Selama satu jam masa berorasi di depan Kediaman Bupati.

Baca Juga  Cuma Kamu, Duet Terbaru Rhoma Irama dan Via Vallen

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Babussalam Sanana, Raski Soamole dalam orasinya menyebutkan kegagalan Hendrata Thes dalam memimpin Kepsul dilihat dari janji yang disampaikan pada publik Indonesia melalui acara Kick Andi itu bohong belaka.

Betapa tidak dari Desa Fokalik, Kecamatan Sanana Utara sampai Desa Wai Ina, Kecamatan Sulabesi Barat terdapat 17 buah leger yang rusak parah. Sementara bupati dalam acara Kick Andi menyampaikan gajinya dihibahkan untuk pembangunan leger dan jembatan.

Raski juga mengkritisi hajatan perayaan Ulang Tahun pernikahan ke 25 Bupati HT dan istri Fince Hongarta yang di laksanakan dalam Istana Daerah (Isda).

Menurut Raski, Isda hanya dapat di gunakan untuk hajatan daerah dan hajatan nasional, seperti ulang tahun kabupaten dan upacara nasional lainnya bukan hajatan pribadi.

Baca Juga  Ramalan Cuaca Ambon hari ini, Ahad 16 Agustus 2020

Setelah puas berorasi di depan kediaman bupati, masa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib. (ifo)