Gelar Demo Massal Tolak Invasi Ukraina, Ribuan Warga Rusia Ditangkap

oleh -4 Dilihat
Dalam foto ini, petugas polisi menahan seorang pria selama protes terhadap invasi Rusia ke Ukraina di Moskow, Kamis (24/2) ( KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP melalui Getty Images)

Porostimur.com, Moscow – Bergabung dengan warga dunia lainnya, ribuan penduduk Rusia tegas menyerukan penolakannya terhadap invasi Kremlin atas Ukraina. 

Seperti terekam dalam video yang diambil di Moskow, massa berjalan sambil meneriakkan kata-kata ‘Tidak untuk perang’ dan mempertaruhkan dampak serius dari operasi militer di Ukraina. 

“Orang-orang berbaris melalui pusat kota Moskow malam ini meneriakkan “Tidak untuk Perang!”, cuit reporter Wall Street Journal di Moscow, Matthew Luxmoore, menyertakan rekaman yang memperlihatkan barisan orang memenuhi jalanan Moskow.

Dalam unggahan Luxmoore, terlihat aksi dilakukan dengan damai, tanpa kericuhan. Namun, di wilayah lain, dilaporkan protes menentang perang berujung pada kerusuhan, di mana massa banyak yang ditangkap aparat. 

Baca Juga  Rektor STAIA Labuha Buka Suara soal Kasus Beasiswa, Empat Kali Diperiksa Kejaksaan

Bahkan menurut BNO News, jumlah pendemo yang ditangkap dalam protes anti-perang di seluruh Rusia telah melebihi seribu orang. 

“Setidaknya 1.400 pengunjuk rasa anti-perang ditahan oleh polisi Rusia,” kata BNO News sambil membagikan video yang  memperlihatkan seorang pengunjuk rasa dilarak oleh segerombolan polisi. 

Laporan serupa juga diungkap oleh NYPost, menulis bahwa protes diwarnai kericuhan meletus di Moskow, pada Kamis (24/3). Dilaporkan pada saat itu, ratusan pendemo berkumpul di Moskow, dengan gambar-gambar yang muncul mengindikasikan penangkapan. Setidaknya ada lebih dari 600 pengunjuk rasa yang ditangkap di Moskow, kata polisi, dikutip dari Interfax.