Genjot Herd Immunity Nasional, BIN Gelar Vaksinasi Massal di Maluku Utara

oleh -28 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggenjot arahan Presiden Joko Widodo, dalam rangka percepatan program nasional dengan menggelar vaksinasi massal Covid-19 di seluruh Indonesia, guna merealisasikan target Herd Immunity 70 %.

Langkah itu terus didorong di sejumlah daerah, seperti yang di gelar oleh Badan Intelijan Negara (BIN) Provinsi Maluku Utara. Kamis (2/9/2021) kembali menggelar vaksinasi massal Covid-19 di kalangan santri, pelajar hingga masyarakat umum yang dipusatkan di halaman Sekolah MTs Negeri 1 Kota Ternate.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Maluku Utara, Brigjen (Mar) Imam Sopingi mengatakan, kegiatan vaksinasi massal untuk santri atau pelajar serta guru juga masyarakat setempat ini agar menjaga ketahanan tubuh menjadi kuat terhadap virus corona.

Baca Juga  Ulang Tahun ke 36, Fifian Adeningsi Mus Calon Bupati Termuda di Malut

“Vaksinasi yang terus di gelar dalam rangkan meningkatkan herd immunity. BIN menggenjot kegiatan vaksinasi Nasional dengan mengupayakan penyuntikan 5.000 dosis vaksin di Provinsi Maluku Utara,” kata Brigjen (Mar) Imam Sopingi kepada media.

Kabinda menjelaskan bahwa, tanpa kerjasama secara komrehensif dengan instasi terkait serta stakeholder yang ada di wilayah maka tidak akan maksimal untuk mempercepat proses program vaksinasi nasional ini.

”Saat ini tidak bisa melakukan program vaksinasi secara sendiri- sendiri atau sektoral maka perlunya kerjasama dalam menuntaskan program vaksinasi nasional seperti yang saat ini dilakukan oleh Binda Malut, Polda Malut, Kanwil Kemnag serta Satgas Covid-19 Kota Ternate,” katanya.

Selain itu, program ini juga telah dilaksanakan di wilayah Halmahera Timur, Taliabu dan Tidore,” ungkap Brigjen (Mar) Imam Sopingi.

Baca Juga  Polda Maluku Utara Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Lapas

Hingga, Kamis (2/9) data dari Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, angka vaksinasi masyarakat di Maluku Utara untuk dosis I sebanyak 147.330 jiwa atau 15.4 persen dan dosis II sebanyak 75.354 jiwa atau 7.9 persen.

(red/beritasatu)

No More Posts Available.

No more pages to load.