“Melihat semua pelanggaran itu, kita sebagai bangsa berdaulat harus mengutuk keras aksi tersebut, karena mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Apalagi dengan adanya korban dari TNI, seharusnya menjadi dasar untuk meningkatkan tekanan kita,” ujarnya.
Soroti Pelanggaran Berulang Israel
Doli juga menyoroti rekam jejak Israel dalam konflik di Timur Tengah. Ia menyebut, sepanjang 2025 terdapat lebih dari 8.300 serangan yang dilakukan Israel ke wilayah Palestina.
Serangan tersebut, kata dia, mencakup berbagai bentuk pelanggaran, mulai dari dugaan genosida, pendudukan ilegal, hingga penggunaan kekuatan berlebihan.
“Tidak ada gunanya kita berbicara soal perdamaian jika di saat yang sama tindakan kekerasan terus dilakukan. Ini adalah bentuk pembangkangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya.
Evaluasi Keanggotaan Forum Perdamaian
Selain itu, Doli juga mendorong pemerintah untuk meninjau ulang keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Ia menilai, keanggotaan Israel dalam forum tersebut menjadi kontradiktif dengan praktik di lapangan yang justru menunjukkan eskalasi kekerasan.
“Tidak ada gunanya kita duduk bersama di forum tersebut berbicara tentang perdamaian, namun di saat yang sama mereka melakukan genosida dan kampanye kekerasan ke mana-mana,” katanya.









