Gubernur Hendrik Lewerissa Ajak Warga Jaga Semangat “Masohi” di HUT ke-68 Kota Masohi

oleh -300 views

“Kalian yang ASN, jangan mengaku warga Masohi kalau masih terlambat masuk kantor, suka pi duduk di rumah kopi, terakhir pulang kantor tempo. Anak-anak sekolah, jangan mengaku warga Masohi kalau masih pamalas belajar, tiap hari maeng game, tukang bolos, seng dengar-dengaran, lalu suka bakalai di jalan-jalan,” ujarnya, menimbulkan gelak tawa sekaligus renungan di antara hadirin.

Arah Baru Pembangunan Kota Masohi

Di penghujung sambutannya, Gubernur mengajak warga untuk memulai perubahan dari hal-hal sederhana.

“Mari kerja bikin bae par Masohi. Mulai dari kalesang diri, kalesang rumah, kalesang kintal, kalesang karja, kalesang balajar, dan kalesang hidup orang basudara,” ajaknya.

Ia optimistis bahwa dengan potensi strategisnya, Masohi dapat berkembang menjadi pusat jasa, perdagangan, dan pariwisata di Maluku Tengah.

“Dengan posisi strategis, sumber daya alam yang melimpah, serta potensi wisata dari Pantai Ina Marina sampai Teluk Elpaputih, Masohi bisa menjadi kota unggulan di Maluku,” tuturnya.

Baca Juga  KPK Periksa Muhadjir Effendy Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Menutup pidatonya, Hendrik kembali menegaskan makna sejati Masohi sebagai warisan nilai luhur dari Bung Karno yang harus terus dijaga lintas generasi.

“Masohi lahir dari semangat persaudaraan yang dicetuskan oleh Bung Karno. Sekarang, 68 tahun kemudian, tugas kita adalah menyirami pohon itu agar tetap tumbuh subur. Kita rawat persaudaraan, kita jaga kedamaian, dan kita isi dengan pembangunan yang bermanfaat bagi semua,” ungkapnya dengan nada haru.

No More Posts Available.

No more pages to load.