Buka Suara soal Pernyataan Rasial Pengawalnya, Gubernur Maluku: Dia Sudah Minta Maaf

oleh -63 Dilihat
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa akhirnya buka suara terkait pernyataan yang dinilai berbau rasial yang dilontarkan pengawal pribadinya, Serka La Rahimu, terhadap seorang mahasiswa hingga memicu kegaduhan di tengah publik.

Mahasiswa tersebut diketahui hendak menemui Gubernur Maluku untuk menyampaikan surat dari masyarakat adat Desa Manusela, Pulau Seram.

Dalam video yang beredar, pengawal gubernur tersebut terdengar melontarkan ucapan yang kemudian dinilai sejumlah pihak mengandung unsur rasial terhadap mahasiswa.

Insiden tersebut berlangsung setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka, Ambon, Senin (17/8/2026).

Viral di Media Sosial, Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Bereaksi

Potongan video tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu reaksi publik.

Sejumlah organisasi pemuda, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan turut mengecam pernyataan serta tindakan pengawal pribadi gubernur tersebut.

Polemik itu kemudian berkembang menjadi perdebatan mengenai etika pelayanan pejabat publik, perlindungan terhadap mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi, hingga dugaan penggunaan ungkapan yang bernuansa rasial dalam ruang publik.

Baca Juga  Tekuk Serbia 2-1, Belanda Kokoh di Puncak Klasemen Grup A2 UEFA Nations League 2026/2027

Gubernur Hendrik Lewerissa sendiri menegaskan bahwa pengawal pribadinya telah meminta maaf atas kejadian tersebut.

Namun, pernyataan maaf tersebut belum serta-merta meredakan seluruh desakan publik yang menginginkan persoalan itu ditangani secara proporsional sesuai mekanisme hukum dan aturan yang berlaku.

No More Posts Available.

No more pages to load.