ASN Harus Siap Ditempatkan di Daerah Terpencil
Lewerissa menantang para ASN untuk memiliki komitmen pengabdian. “Siapa yang mau mengajar anak-anak kita di Seram Utara, di Buru, di daerah pegunungan? Sebagai ASN, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, mestinya kalian harus siap ditempatkan di mana saja,” katanya.
Ia menegaskan, bukan berarti Maluku kekurangan guru atau tenaga kesehatan. Masalahnya, sebagian dari mereka enggan ditempatkan di daerah-daerah terpencil.
Dorong Insentif dari Kepala Daerah
Untuk mengatasi ketimpangan itu, Gubernur Maluku mendorong agar bupati dan wali kota menyediakan insentif khusus bagi tenaga guru dan kesehatan yang bersedia ditempatkan di wilayah sulit.
“Masalah kita hari ini sangatlah kompleks. Karena itu, saya mendorong kepala daerah untuk memberi insentif, karena ini menyangkut hati nurani kita. Harus ada alokasi APBD kabupaten/kota untuk memberikan insentif, tentu dalam batas kemampuan fiskal masing-masing,” pungkasnya. (Maichel Koipuy)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









