Gunung Dukono Kembali Erupsi, Sepekan Terakhir Tercatat 12 Kali Letusan

oleh -37 Dilihat
Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, kembali meningkat. Gunung api aktif tersebut erupsi pada Senin (6/4/2026) pukul 09.26 WIT dengan kolom abu mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak.

Porostimur.com, Tobelo — Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali meningkat. Gunung api tersebut erupsi pada Kamis (9/4/2026) pukul 09.48 WIT, menambah deretan letusan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, dalam sepekan terakhir Gunung Dukono tercatat telah mengalami 12 kali erupsi.

Kolom Abu Capai 400 Meter

Dalam laporan resmi, tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau 1.487 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal, bergerak ke arah timur dan tenggara. Hingga laporan ini disusun, erupsi masih berlangsung.

Aktivitas Seismik Masih Tinggi

PVMBG mencatat aktivitas kegempaan yang cukup signifikan dalam periode pengamatan 9 April 2026 pukul 00.00–23.59 WIT.

Baca Juga  Dua Tahun Kabinet Merah Putih, ATR/BPN Realisasikan Pengadaan 159 Ribu Bidang Tanah

Tercatat sebanyak 61 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6–34 milimeter dan durasi 34,63–80,9 detik. Selain itu, terjadi 7 kali gempa tektonik jauh serta 1 kali gempa tremor menerus.

Status Gunung Dukono saat ini berada pada Level II atau Waspada.

Warga Diminta Jauhi Radius 4 Kilometer

Seiring dengan peningkatan aktivitas tersebut, PVMBG mengimbau masyarakat, termasuk pengunjung dan wisatawan, untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.

No More Posts Available.

No more pages to load.