Habiskan 2 Miliar, Proyek Tambak Udang Milik DKP Malut di Halmahera Barat Kini Terbengkalai

oleh -600 views
Proyek Budidaya Udang Vaname Senilai Rp 2 Miliar milik DKP Provinsi Malut di Halmahera Barat yang kini terbengkalai. Foto: Asirun Salim

Porostimur.com, Jailolo – Proyek tambak budidaya udang vaname milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara yang dibangun di Desa Tuada, Kabupaten Halmahera Barat, sudah setahun terbengkalai.

Proyek yang dibangun menggunakan APBD Provinsi Maluku Utara tahun 2022 tersebut, menghabiskan anggaran sebesar Rp.2.078.942.098.

Pantauan porostimur.com, di lokasi proyek pada Kamis (1/8/2024), nampak saat ini tambak budidaya udang vaname tersebut kondisinya terbengkalai serta tidak difungsikan.

Warga Tuada pun bertanya-tanya mengapa proyek bernilai miliaran rupiah itu dibiarkan terbengkalai dan tidak dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi masyarakat di daerah setempat.

Bekas papan proyek Budidaya Udang Vaname Senilai Rp 2 Miliar milik DKP Provinsi Malut di Halmahera Barat yang kini terbengkalai. Foto: Asirun Salim

Yong, salah satu Warga Desa Tuada yang ditemui jurnalis porostimur.com, di dekat lokasi tambak tersebut mengaku heran, lantaran pembangunan prasarana budidaya tambak udang vaname yang menggunakan anggaran daerah miliaran rupiah itu, tidak difungsikan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat setempat dan malah dibiarkan terbengkalai begitu saja.

Baca Juga  Tentara Israel Sebut Penjarahan Rumah Warga di Lebanon Jadi Prioritas

“Pekerjaan ini diketahui sejak tahun 2022. Sampai saat ini tidak dikembangkan dan terbengkalai begitu saja. Kalau seperti ini kan sudah pasti merugikan keuangan negara,” ucap Yong.

No More Posts Available.

No more pages to load.