Porostimur.com, Ambon — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Ambon menerapkan sistem pembelajaran berbasis guru mata pelajaran dalam mempersiapkan siswa kelas VI menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sistem ini dinilai lebih efektif karena setiap mata pelajaran ditangani langsung oleh guru yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.
Hal tersebut disampaikan Kepala SD Negeri 2 Ambon, Lintje Simon, S.Pd, saat diwawancarai jurnalis Porostimur.com di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).
“Di kelas VI, kami menggunakan guru mata pelajaran. Ada guru Bahasa Indonesia sendiri, Matematika sendiri, IPA sendiri, sesuai kompetensi guru. Jadi persiapan anak-anak dilakukan langsung oleh masing-masing guru,” jelas Lintje.
Tanggung Jawab Penuh di Tangan Guru
Lintje mengatakan, pembinaan siswa menghadapi TKA sepenuhnya menjadi tanggung jawab guru mata pelajaran. Sekolah tidak menetapkan skema khusus berupa tambahan jam belajar, melainkan memberi keleluasaan kepada masing-masing guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan siswa.
“Kami tidak menetapkan waktu tambahan secara khusus. Semua kembali ke guru mata pelajaran, mereka yang mengatur waktu dan bentuk pembinaan kepada siswa,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan ini memberikan ruang bagi guru untuk lebih kreatif dalam menyampaikan materi, memperbanyak latihan soal, serta melakukan pendalaman terhadap kompetensi dasar yang akan diujikan.









