“Perusahaan yang hebat adalah perusahaan yang menghargai pekerjanya,” tegasnya.
Serapan Tenaga Kerja Lokal Jadi Sorotan
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Maluku Utara, Marwan Poli, menyoroti tingkat serapan tenaga kerja lokal di PT IWIP yang saat ini mencapai 57 persen.
“Kami harap bisa meningkat hingga 70 persen untuk menopang ekonomi daerah,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya upaya bersama dalam menekan angka kecelakaan kerja di kawasan industri.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji, turut menekankan bahwa hubungan antara pemerintah, pekerja, dan perusahaan harus berjalan seimbang dan saling mendukung.
“Peringatan hari buruh yang anarkis jangan sampai terjadi lagi karena bisa membiaskan makna esensial dari hari buruh itu sendiri,” ujarnya.
Polri Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan May Day yang berlangsung aman dan tertib.
Menurutnya, Polri hadir sebagai pengayom dan pelindung seluruh elemen masyarakat, termasuk pekerja dan pelaku industri.
“Polri hadir bukan sebagai penekan hak-hak buruh, melainkan sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat. Peringatan May Day hari ini membuktikan bahwa dialog dan sinergi mampu menciptakan suasana kondusif tanpa aksi anarkis,” tegasnya.









