Hadiri Undangan Kemendikbud, Bupati Danny Paparkan Potensi Rempah di Malut

oleh -7 Dilihat

Porostimur.com | Jailolo: Pelaksanaan Festival Kepulauan Rempah yang dibuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Barat (Halbar) tahun lalu, nampaknya mulai dilirik oleh Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Ini dibuktikan, Bupati Danny Missy diundang oleh Kemendikbud untuk menjadi pembicara Talkshow Coofee Break yang disiarkan langsung stasiun Tv One, Senin (20/7/2020).

Danny saat diundang menjadi pembicara memaparkan, Maluku Utara merupakan daerah yang memiliki kekayaan rempah seperti, cengkih, pala, lada yang zaman dahulu diperebutkan oleh Portugis, Belanda Spanyol dan bangsa-bangsa lain, sehingga wilayah Maluku Utar dinamakan jalur rempah, olehnya itu harus ada kerjasama antar daerah untuk mengangkat kembali sejarah kepualaun rempah.

Baca Juga  Wamen PPPA Veronica Tan Dorong Perempuan Maluku Utara Kelola Potensi Rempah Lewat Perhutanan Sosial

”Untuk kabupaten Halbar, sendiri dalam rangka bagaimana kita meningkatkan kapasitas pemahaman terhadap jalur rempah ini, kami menggandeng javara membutuhkan olahan makanan dari rempah, seperti teh rempah, kopi rempah, kue rempah yang berasal dari pala dan cengkeh, sehingga bisa dikemas dalam bentuk makanan atau minuman yang ditingkatkan hingga pada tahapan ekspor,” ungkap Danny.

Ketua DPC PDI-Perjuangan Halbar ini berharap, apa yang telah dia canangkan terkait potensi rempah di Maluku Utara, lebih khusus di Halbar bisa diteruskan terkait budidaya pala, cengkeh, kayu manis dan lain sebagainya dan yang saat ini telah dilakukan adalah membuat kebijakan dari sektor pertanian dengan membuat program menanam pala dan cengkeh di areal perkebunan masyarakat.