Porostimur.com, Langgur – Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Provinsi Maluku, kini semakin memikat wisatawan mancanegara maupun domestik sebagai destinasi liburan yang sarat makna budaya sekaligus modern.
Julukan ain ni ain terasa begitu hidup saat menapakkan kaki di Kepulauan Kei. Keramahan masyarakat lokal dengan bahasa daerah yang masih kental menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.
Tak hanya dikenal lewat ragam kuliner khas seperti pisang enbal, lat atau urap anggur laut, sayur sir-sir, hingga aneka ikan bakar dan hidangan laut segar, Malra juga menawarkan berbagai destinasi wisata estetik yang sarat nilai seni dan budaya, membuat siapa pun betah berlama-lama menjelajahi last paradise ini.
Banyak wisatawan awalnya mengenal Malra melalui ikon wisata populer seperti Pantai Pasir Panjang, Pasir Timbul, Lian Hawang, hingga Air Terjun Soinrat. Namun, masih banyak destinasi lain yang tak kalah menarik dan menunggu untuk dijelajahi.
Destinasi Baru Bernuansa Etnik
Salah satunya adalah Villa Manoa yang terletak di Ohoi Ohidertawun, Kecamatan Kei Kecil. Meski terbilang baru dan baru beroperasi sekitar sembilan bulan sejak Mei 2025, tempat ini telah menjadi primadona bagi wisatawan mancanegara maupun domestik.











