Sekitar 25 Pelanggaran Per Hari
Hamad mengatakan jumlah total pelanggaran telah melebihi 813 sejak perjanjian tersebut berlaku, rata-rata sekitar 25 pelanggaran per hari.
Ini, katanya, adalah “masalah serius” yang mencerminkan niat yang direncanakan untuk melemahkan perjanjian dan membuatnya tidak berarti.
Pemimpin Hamas menambahkan gerakan tersebut telah menyerahkan laporan harian terperinci tentang pelanggaran ini kepada para mediator dan ruang operasi gabungan yang bertanggung jawab untuk memantau perjanjian tersebut.
Namun, penjajah Israel mengabaikan bukti-bukti tersebut, melanjutkan eskalasi, dan secara terbuka menyatakan niatnya melanjutkan pembunuhan dan penangkapan.
Ia menunjukkan perjanjian tersebut menetapkan pembentukan komite untuk menangani setiap pelanggaran melalui mediator dan mencegah tindakan sepihak.
Namun, pendudukan tidak mematuhi hal ini sejak gencatan senjata diterapkan dan terus melanjutkan tindakan sepihaknya, yang menurutnya merupakan upaya sengaja menyabotase perjanjian tersebut.
Ratusan Tewas Sejak Gencatan Senjata
Menyampaikan angka korban, Hamad mengatakan sekitar 400 warga Palestina telah tewas sejak gencatan senjata dimulai, 95% di antaranya adalah warga sipil, termasuk anak-anak, perempuan, dan seluruh keluarga.
Ia menegaskan daftar nama dan usia mereka telah diserahkan untuk membuktikan hal ini.










