Hampir 3 Tahun Dipenjara, Putri Arab Saudi Dibebaskan

oleh -10 Dilihat

Pangeran MBS, menurut New York Times, Senin (10/1/2022), adalah salah satu penguasa yang paling memecah belah dalam sejarah Saudi.

Dia telah mendapatkan pujian di dalam dan luar negeri karena melonggarkan pembatasan sosial dan berusaha mendiversifikasi ekonomi dari minyak.

Tetapi juga menandai kebangkitannya adalah intervensi militer yang membawa bencana di Yaman dan pengabaian terhadap hak asasi manusia (HAM), termasuk pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi oleh agen-agen Saudi di dalam Konsulat Saudi di Istanbul pada 2018.

Penahanan tokoh-tokoh seperti Putri Basmah telah memicu kritik tersebut. (red/sindonews)