Hampir Seluruh Warga Gaza Didera Kelaparan Ekstrem karena Blokade Israel

oleh -13 views
Seorang ayah membopng anak-anaknya keluar dari puing-puing bangunan di Gaza, Palestina yang dibombardir oleh Israel. Komisi Independen PBB pastikan, Israel melakukan kejahatan perang dan langgar HAM.

Porostimur.com, Gaza – Risiko tinggi kelaparan terus berlanjut di Jalur Gaza karena hampir seluruh penduduk menghadapi tingkat kerawanan pangan akut yang tinggi atau lebih buruk lagi, termasuk setengah juta orang yang menderita kelaparan, menurut pemantau kelaparan global.

Laporan oleh Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) yang diterbitkan pada Selasa (25/6/2024) menemukan lebih dari 20% dari 2,2 juta rumah tangga penduduk Gaza tidak makan sepanjang hari dan malam, di tengah perang dan pengepungan Israel selama delapan bulan di Gaza.

“Lebih dari separuh rumah tangga Palestina telah menukar pakaian mereka dengan uang untuk membeli makanan, sementara sepertiganya harus memungut sampah untuk dijual,” ungkap laporan yang didukung PBB tersebut.

Baca Juga  Gebuk Mafia Tanah, Menteri AHY Selamatkan Potensi Kerugian Rp3,41 Triliun

Pada Maret, IPC memperingatkan kelaparan akan segera terjadi di Gaza, memproyeksikan hal itu dapat terjadi pada akhir bulan Mei.

Laporan tersebut menambah tekanan pada Israel, yang selama berbulan-bulan telah memberlakukan pengepungan ketat di daerah kantong Palestina tersebut dengan menghalangi pengiriman makanan pokok yang menyelamatkan nyawa dan barang-barang medis.

Penyelidik independen PBB mengatakan Israel menggunakan kelaparan penduduk Palestina sebagai senjata perang sebagai bagian dari kebijakan yang merupakan hukuman kolektif bagi warga sipil.

No More Posts Available.

No more pages to load.