Salah satu pegiat literasi Sultan, Salman Alfaris Ade menyampaikan, kegiatan ini cukup membuka mindset masyarakat Sofifi agar lebih peduli terhadap literasi dan minat baca masyarakat.
“Harapannya, lebih diperbanyak kegiatan semacam ini, apalagi festival budaya. Mengingat faktor kultur hari ini, budaya semakin hari semakin menghilang disebabkan perkembangan teknologi, literasi ini penting,” pungkasnya.
Festival Literasi ini, jangan digelarkan di Sofifi, akan tetapi harus dilakukan di lokasi lain di Maluku Utara sehingga menjadi penyadaran akan literasi.
Hal itu disampaikan oleh Ronald Domole, salah saorang pelaku ekraf Ia menyampaikan, kegiatan Festival Literasi yang dilakukan di Sofifi sangatlah penting untuk masyarakat, terutama untuk para pelaku gekraf.
“Kegiatan ini sangat bagus, terkait literasi agar lebih digencar lagi.Harapanya, kegiatan semacam ini tiap tahun harus tetap diadakan dengan tempat yang berbeda, dengan tetap membangun ruang kolaborasi antar komunitas,” tutupnya.
Penampilan para musisi tersebut sekaligus merupakan malam puncak kegiatan Festival Literasi yang baru saja selesai. Untuk diketahui, festival yang mulai digelar hari Selasa yang lalu, melibatkan berbagai komunitas literasi dan UMKM di Maluku Utara. (Culen)









