Hindari Pencurian Data Pribadi dan Disinformasi, Kominfo Kota Ambon Gelar Workshop

oleh -132 views

Porostimur.com, Ambon – Maraknya penggunaan internet dan media sosial lewat smartphone, menjadi tantangan tersendiri apabila tidak diimbangi dengan Literasi Digital yang memadai.

“Tanpa kemampuan literasi digital yang memadai, maka penggunaan internet justru akan meningkatkan problematika tersendiri, semisal maraknya hoaks, pencurian data pribadi, serta ujaran kebencian atau SARA,” jelas Kepala Dinas (Kadis) Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Joy Adriaansz saat membuka Mini Workhsop Jaga Data Pribadi, Lawan Disinformasi”, Senin, (13/12/2021) di Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.

Dijelaskan hingga saat ini di Indonesia tak kurang dari 202 juta jiwa pengguna internet dengan 170 juta diantaranya adalah pengguna media sosial.Besarnya angka pengguna internet ini, tidak lain karena aksesnya yang lebih mudah, tarif yang murah, dan koneksi yang cepat.

Baca Juga  Tekuk Chelsea, Bruno Fernandes Yakin MU Finis di Empat Besar

“Internet dapat diakses dalam genggaman lewat smartphone yang dimiliki oleh 167 juta penduduk atau 89 persen dari total penduduk Indonesia,” ungkapnya.

Menurut kadis, pandemi Covid-19 telah menurunkan usia minimal pengguna internet yang semula 25 tahun menjadi 6 tahun atau usia sekolah, karena proses pembelajaran daring.

“Dengan usia yang muda dan tanpa adanya pendampingan dari orang tua, akan sangat berpengaruh pada attitude pengguna internet, meningkatnya sikap tidak sopan, terjadi perundungan, maupun akses terhadap konten yang tidak layak,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.