Hindari Pencurian Data Pribadi dan Disinformasi, Kominfo Kota Ambon Gelar Workshop

oleh -171 views

Laporan Digital Civility Index yang dirilis Microsoft pada februari 2021 lalu menjadi salah satu alasan, pentingnya pendampingan anak dalam berinteraksi dengan internet. Dalam laporan itu indonesia ditempatkan sebagai negara dengan tingkat kesopanan pengguna internet terendah di Asia Tenggara.

“Laporan ini harus menjadi cerminan bagi pemerintah untuk mulai menata ekosistem pengguna internet yang baik. Selain infrastruktur, pemerintah juga perlu membangun ekosistem internet yang sehat dan beretika,” lanjutnya.

Transformasi aktivitas ke ranah digital yang dipercepat dari target tahun 2030 karena pandemi, menjadikan isu privasi, perlindungan data privasi dan keamanan digital perlu menjadi perhatian tersendiri. Sejumlah situs yang bertujuan untuk scamming dan phising bermunculan, merampok data para pengguna internet yang lengah, dengan beragam iming-iming.

Baca Juga  Prancis Selidiki Dugaan Kejahatan Perang terhadap Aktivis Flotilla Gaza

“Dan bukan hanya situs, terkadang juga ada trend challenge di media sosial seperti Instagram yang membuat pengguna tidak sadar bahwa hal tersebut dapat digunakan untuk mencuri data pribadi pengguna media sosial,”beber kadis.

Selain itu, hoax masih menjadi musuh terbesar pengguna internet, termasuk dalam penanganan covid-19. Kementerian Kominfo RI mencatat bahwa tak kurang dari 1800 hoax lokal atau berbahasa Indonesia tentang covid-19 yang beredar di media sosial, sejak februari 2020 hingga agustus 2021.

No More Posts Available.

No more pages to load.