Porostimur.com, Jakarta – Pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut mulai melihat sisi negatif dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Hal tersebut diduga imbas dari sindiran yang diberikan oleh salah satu cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU), Nadirsyah Husen atau yang biasa disapa Gus Nadir.
Gus Nadir memberikan sindiran kepada Jokowi untuk mencukupkan diri sebagai Presiden dan tidak usah menjadi pengamat.
Hal tersebut berkaitan dengan ucapan Jokowi mengenai Indonesi yang masih melakukan impor jagung.
Tidak hanya itu, pada beberapa waktu yang lalu Jokowi juga membahasa mengenai inflasi yang terjadi di Amerika Serikat dan Turki dan memberikan peringatan kepada dalam negeri untuk waspada.
Inflasi Turki pada saat ini sudah 61 persen dan Amerika Serikat 8,5 persen.
Namun, ketika Jokowi membahas mengenai permasalahan tersebut, Gus Nadir justru memberikan sindiran halus dengan berujar supaya pria asal Solo itu cukup menjadi Presiden saja, tidak usah berperan sebagai pengamat.
“Jadi semua konsep yang menggembirakan dia, pasti dia ucapkan. Nah itu kemudian yang dikritik oleh orang NU yang sebetulnya juga pendukung Jokowi, kan NU pasti pendukung Jokowi,” kata pengamat politik, Rocky Gerung dikutip Pikiran-Rakyat.com dari YouTube miliknya.




