Porostimur.com, Ambon – katan Mahasiswa Olahraga Indonesia (IMORI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Maluku menyesalkan tindakan kekerasan yang dilakukan official Maluku kepada wartawan di Kediri pada Kamis (17/2/2022).
Ketua IMORI Maluku Saddam Kelwarany mengatakan, tindakan yang dilakukan official Maluku FC merupakan contoh kurang baik.
Menurut Kelwarany, selaku petinggi klub sepak bola, Irwan Maulana selaku COE Maluku FC seharusnya memberikan contoh yang baik.
“Tindakan yang dilakukan Irwan usai Maluku FC ditekuk Persedikab Kediri pada (17/2) itu tidak saja mencederai profesi jurnalis, tapi juga semangat olahraga. Ini contoh yang kurang baik karena dilakukan oleh petinggi klub sepak bola,” kata dia kepada jurnalis porostimur.com, lewat keterang tertulisnya pada Sabtu (19/2/2022).
“Terus terang sebagai elemen mahasiswa yang turut terlibat memajukan olahraga, kami kecewa dan mengecam tindakan kekerasan dan upaya menghalangi kerja media dari CEO Maluku FC itu” ungkap dia.
Saddam berharap, semua pihak dapat menghormati kerja media dan menghindari kekerasan di arena olahraga.
“Kejadian seperti Itu jangan terulang lagi karena pemain akan semakin emosi kalau CEO sendiri tidak bisa menahan diri apalagi hingga melakukan kekerasan,” ujar dia.









