Tiga Wartawan Dikeroyok dan Diancam Bunuh Saat Meliput Tambang di Bangka

oleh -298 views
Wartawan korban pengeroyokan saat meliput di PT PMM melaporkan kasusnya ke Polda Bangka Belitung, Minggu (8/3/2026). (Beritasatu.com/Irwan Setiawan)

Porostimur.com, Pangkalpinang – Tiga wartawan mengalami pengeroyokan dan ancaman pembunuhan saat melakukan peliputan di perusahaan pengolahan mineral ikutan timah berupa zircon milik PT PMM di Jalan Lintas Timur Air Anyir, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (7/3/2026) sore.

Salah satu korban, jurnalis tvOne, Fredy Primadana, bahkan mengalami luka setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah petugas di lokasi. Kasus tersebut kini tengah ditangani Polda Bangka Belitung.

Fredy mengatakan dirinya bersama dua wartawan lain mengalami intimidasi hingga pemukulan ketika menjalankan tugas jurnalistik di lokasi perusahaan tersebut.

“Saat sedang ingin melakukan peliputan, sopir truk di perusahaan tersebut melakukan intimidasi dan pemukulan serta ancaman pembunuhan terhadap kami,” kata Fredy, Minggu (8/3/2026).

Dipaksa Buat Video Permintaan Maaf

Fredy menjelaskan, selain mengalami kekerasan fisik, mereka juga dipaksa membuat video permintaan maaf dalam kondisi tertekan.

Baca Juga  LSM Desak Ungkap Kasus Sianida Gunung Botak, DPRD Maluku Minta Perkuat Bukti

Dalam video yang beredar, Fredy terlihat bersama rekannya, Dedy Wahyudi, wartawan media online lokal, berada di dalam sebuah ruangan di area perusahaan. Sementara satu wartawan lainnya berhasil mengamankan diri dari insiden tersebut.

“Kami terpaksa mengikuti karena nyawa kami terancam,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.