Impian Ternate Menjadi Pusat Ekonomi Syariah

oleh -9 Dilihat

Porostimur.com, Ambon – Ternate adalah suatu pulau di timur Indonesia. Kawasan pesisir ini memiliki sejuta keindahan alam yang belum banyak tereksplorasi. Jika berjalan di pinggiran pantai, pasti akan menyaksikan air yang bening. Dasar pantai akan mudah terlihat beserta ikan yang meliuk-liuk di sana.

Nama Ternate terekam dalam catatan sejarah. Sejarawan Tome Pires (1465-1540) menulis sebutan itu dalam Suma Oriental. Orientalis asal Jerman Georg Everhard Rumpf alias Rumphius (1628-1702) datang ke Ambon pada 1653. Dia menelusuri banyak tempat, termasuk Ternate.

Anggota VOC ini begitu senang menyaksikan keindahan alam di sana. Hampir setengah abad

hidupnya dihabiskan di Ambon dan kawasan sekitarnya, termasuk Ternate, untuk mencatat beribu jenis tanaman dan hewan. Kurang lebih 1.200 spesies tanaman dari jenis pohon, belukar, herbal, hingga akar umbi ia catatkan namanya dalam berbagai nama dalam bahasa Belanda, Latin, Melayu.

Di antara 350 spesies tanaman ia buatkan ilustrasinya selain juga menjelaskan profil temuan itu. Di sanalah tempat kesultanan Islam tumbuh menjadi inspirasi yang menggerakkan denyut kehidupan masyarakat sejak 1257. Dengan menjadikan Islam sebagai agama mayoritas, kesultanan itu juga banyak merujuk kepada ajaran Islam yang dijadikan rujukan bermasyarakat, termasuk dalam bidang ekonomi.

No More Posts Available.

No more pages to load.