Porostimur.com, Jailolo – Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, tercatat sebesar 105,54 poin pada 2025. Angka ini menunjukkan adanya penurunan dibandingkan tahun sebelumnya maupun tren lima tahun terakhir.
Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik, IKK merupakan indikator yang menggambarkan tingkat kemahalan harga konstruksi suatu daerah dibandingkan kota acuan, yakni Surabaya.
Penurunan IKK Halmahera Barat tercatat sebesar 1,95 poin dibanding tahun sebelumnya, serta turun 8,34 poin dalam kurun lima tahun terakhir.
Biaya Konstruksi Masih Relatif Tinggi

Dengan capaian 105,54 poin, biaya konstruksi di Halmahera Barat masih berada di atas kota acuan. Artinya, harga pembangunan di daerah tersebut sekitar 1,055 kali lebih mahal dibandingkan di Surabaya.
Semakin tinggi nilai IKK, maka semakin besar pula biaya yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur di wilayah tersebut.
Posisi di Maluku Utara
Dibandingkan dengan 10 kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara, Halmahera Barat berada di posisi kedua terendah dalam hal tingkat kemahalan konstruksi.
Data BPS menunjukkan, IKK tertinggi di provinsi ini berada di Kabupaten Halmahera Selatan, sementara yang terendah tercatat di Kota Ternate.
Meski mengalami penurunan, angka IKK tersebut tetap menjadi indikator penting dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam menentukan kebutuhan anggaran proyek infrastruktur di Halmahera Barat.











