Inflasi Sudah Capai 7 Persen, Ekonomi Eropa Bisa Runtuh Jika Konflik Ukraina Berlanjut

oleh -10 views

Porostimur.com, Washington – Eropa saat ini tengah dilanda ketidakstabilan ekonomi yang disebabkan konflik Rusia dan Ukraina. Rusia sebagai pemasok energi mayoritas negara-negara di Eropa terus mengancam akan memutus pasokan gas untuk negara-negara di benua biru tersebut.

“Pada akhir tahun 2020, sangat sulit untuk mengatakan apakah dunia telah benar-benar berubah selama pandemi, atau apakah orang-orang terlalu mengekstrapolasi dari distorsi besar-besaran Covid-19,” kata pakar ekonomi sekaligus Ahli Strategi Makro Global TS Lombard, Dario Perkins.

Menurut dia, sulit memprediksi negara yang menghentikan aktivitas ekonomi mereka kemudian mencoba untuk mengekstrapolasi proses pembukaan kembali itu ke dalam gagasan Roaring ’20-an ini. 

Roaring ’20 merupakan periode pertumbuhan ekonomi yang kuat di Amerika Serikat. Dekade itu menandai dimulainya era modern seperti yang kita kenal.

Baca Juga  Kubah Lava Muncul di Kawah Gunung Ibu

Jika dibandingkan dengan ekonomi Amerika Serikat yang tengah dihantam krisis tenaga kerja serta diskusi upah yang alot. Namun, saat ini Eropa justru menghadapi ancaman resesi yang mungkin terburuk.

“Sekarang jelas ada banyak orang di Eropa yang akan benar-benar bergumul dengan kenyataan bahwa 50% energi kita baru saja naik harga secara besar-besaran. Kesulitannya di sini adalah kita tidak tahu berapa lama situasi ini akan berlangsung,” kata Perkins.