3. Menyerah Bukan Pilihan
Pemerintahan Trump telah mengintensifkan kampanye tekanan terhadap Kuba sejak Januari, ketika AS menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah serangan militer ilegal.
Pada bulan Februari, presiden AS memberlakukan blokade minyak terhadap Kuba, sementara juga berulang kali mengisyaratkan kemungkinan operasi “perubahan rezim” terhadap negara Amerika Latin tersebut.
Diaz-Canel menekankan bahwa menyerah tidak akan pernah menjadi pilihan bagi bangsa Kuba meskipun menderita akibat tindakan unilateral AS.
sumber: sindonews









