Porostimur.com, Teheran – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa negaranya telah mengambil “langkah besar menuju kemenangan akhir” setelah apa yang ia sebut sebagai “perlawanan bersejarah” terhadap Israel dan Amerika Serikat.
“Dengan perlawanan bersejarah Anda dan keberanian angkatan bersenjata melawan mereka yang menginginkan nyawa bangsa ini dan penghancuran serta penyerahan tanah air ini, Iran telah mengambil langkah besar menuju kemenangan akhir,” kata Ghalibaf dalam unggahannya di X, seperti dilansir Al Jazeera.
Di tengah dinamika tersebut, sejumlah laporan menyebutkan adanya potensi keuntungan besar bagi Iran dalam draf kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.
Program Nuklir dan Peluang Konsesi Awal
Masih terdapat jalan panjang dalam proses negosiasi antara Iran dan AS. Namun, menurut mantan diplomat Amerika, Henry Ensher, indikasi awal menunjukkan Iran berpotensi memperoleh keuntungan di tahap awal.
“Bobot pemberitaan tentang nota kesepahaman menunjukkan bahwa Iran akan mendapatkan sesuatu sebelum mereka menyetujui apa pun,” ujarnya.
Ia menilai, isu utama akan terletak pada pengayaan uranium dan mekanisme verifikasi. Jika terdapat pembatasan pengayaan dalam periode lebih panjang disertai pengawasan ketat terhadap material nuklir Iran, maka hal tersebut bisa menjadi peningkatan dibanding kesepakatan sebelumnya, yakni Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).









