Ini Dia Parodi di Ruang Dungu

oleh -3 Dilihat

Penulis: Himawan Sutanto, Pemerhati Budaya Politik

Melihat wawancara Najwa Shihab dengan Presiden Jokowi di acara Narasi, saya sungguh tertarik, dimana sosok Presiden memberikan arti mudik dan pulang kampung secara baik menurut pemahamannya ketika menjawab pertanyaan Najwa Shihab.

Pernyataan tersebut menjadi lebih menarik, karena menjadi viral dan banyak interprestasi liar muncul dan berdampak positif bahkan sampai yang negatif.

Pertanyaan kita adalah bagaimana manajemen di Istana kepresidenan itu memberikan masukan yang jelas dan terukur?

Sebab setiap pernyataan yang keluar dari mulut Presiden sangat bermakna dan memiliki implikasi yang positif dan mencerahkan. Bukan justru menjadi candaan rakyat lewat media sosial. Hal itu adalah menjadi sebuah parodi besar di sebuah negara besar.

Sepertinya kita berada di “negeri dagelan” dimana seluruh pejabatnya banyak memberikan pernyataan yang diluar akal sehat dan pejabatnya tidak memiliki kapasitas narasi yang cukup terhadap bidangnya. Lihat saja dari setiap kata atau kalimat yang keluar dari pejabat istana tidak berdampak pada hal yang positif.

Baca Juga  Buka Peluang Pendidikan dan Ekonomi Warga, PLN Terangi Dusun Wansar di Pulau Buru

Melainkan sebuah dagelan atau hujatan, hinaan bahkan pembullyan terhadap pejabat tersebut. Hal itu terjadi, karena pejabatnya yang banyak asal berkomentar yang tidak masuk diakal sehat rakyat kebanyakan.