Ini Kata Simone Inzaghi Usai Inter Milan Dipermalukan Liverpool 2-0 di Liga Champions

oleh -15 views
Link Banner

Porostimur.com, Milan – Inter Milan harus menelan pil pahit setelah takluk dari Liverpool di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021/2022, Kamis 17 Februari 2022 dini hari tadi.

Bertanding di Giuseppe Meazza markas I Nerazzurri, Inter Milan takluk 0-2 atas Liverpool.

Gol kemenangan Liverpool ke gawang Inter Milan masing-masing dilesakkan oleh Roberto Firmino menit 75 dan Mohammed Salah menit 83.

Meski Liverpool menang, namun usaha pasukan Jurgen Klopp untuk menaklukan Inter Milan tergolong tak mudah.

Bek Inter Milan Italia Alessandro Bastoni (kiri) berebut bola dengan gelandang Liverpool Mesir Mohamed Salah selama pertandingan sepak bola leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Liverpool di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan, pada 16 Februari 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)
Bek Inter Milan Italia Alessandro Bastoni (kiri) berebut bola dengan gelandang Liverpool Mesir Mohamed Salah selama pertandingan sepak bola leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Liverpool di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan, pada 16 Februari 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP) (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Hal ini lantaran kubu Inter Milan juga tercatat beberapa kali membangun serangan berbahaya ke jantung pertahanan Liverpool di awal babak kedua.

“Kami berharap kami tidak harus menghadapi Liverpool di setiap pertandingan,” kata juru taktik Inter Milan Simone Inzaghi seusai pertandingan, dikutip via laman SempreInter.

“Saya bangga dengan tim, kami memiliki pertandingan yang hebat, tetapi kami tidak mendapatkan hadiah yang kami inginkan dari momen terbaik kami.”

“Kemudian pertama kali kami mematikan, kami dihukum dengan gol yang luar biasa,” tambahnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada tim atas kinerja mereka. Kami seharusnya pantas mendapatkan lebih banyak tetapi apa yang kami tunjukkan malam ini harus menjadi pertanda baik untuk apa yang akan datang di masa depan.”

Baca Juga  Virgil Van Dijk Comeback, Carragher: Liverpool Belum Tentu Juara Liga Inggris Lagi

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa “Inter telah menghadapi salah satu dari dua tim terkuat di Eropa, malam seperti ini harus memberi kami kepercayaan diri karena kami memainkan pertandingan yang hebat.

Inzaghi merefleksikan bahwa ‘Saya pikir pertandingan ini harus menjadi titik awal. Kami telah memainkan banyak pertandingan luar biasa selama musim ini, tetapi kami belum pernah menghadapi tim dengan kualitas seperti Liverpool sebelumnya,”.

 Jalannya Pertandingan

Gelandang Liverpool asal Mesir Mohamed Salah (kiri) merayakan dengan bek Liverpool asal Prancis Ibrahima Konate setelah mencetak gol pada pertandingan sepak bola leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Liverpool di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan, pada 16 Februari , 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)
Gelandang Liverpool asal Mesir Mohamed Salah (kiri) merayakan dengan bek Liverpool asal Prancis Ibrahima Konate setelah mencetak gol pada pertandingan sepak bola leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan Liverpool di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan, pada 16 Februari , 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP) (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Kendati berstatus sebagai tim tamu, Liverpool tancap gas memegang kendali permainan.

Mengandalkan Mohamed Salah dan Sadio Mane, tim asuhan Jurgen Klopp mengancam pertahananInter Milan dari kanan dan kiri.

Akan tetapi, percobaan pertama justru Inter Milan yang menciptakannya melalui kaki Lautaro Martinez.

Serangan itu langsung dibalas Fabinho yang memanfaatkan tendangan sudut, tapi bisa dihalau Milan Skriniar.

Baca Juga  Lima Puisi Eko Saputra Poceratu

Menit ke-14, Liverpool mendapatkan peluang dari tendangan bebas yang dilepaskan Andy Robertson. Bola ke Mane, tetapi sundulannya melayang ke atas mistar.

Inter Milan pun mengancam melalui dari Hakan Calhanoglu dua menit setelahnya.

Tendangan gelandang Turki itu membentur mistar gawang.

Laga pun berjalan secara berimbang. Meski Liverpool unggul penguasaan bola Inter tak bisa diremehkan karena terus mengancam.

Penghujung babak pertama, Calhanoglu beberapa kali menciptakan peluang untuk Inter. Akan tetapi, tak ada satu pun yang berakhir menjadi gol.

Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.

Seusai turun minum, Liverpool mencoba menyerang melalui Mane pada awal babak kedua.

Sementara itu, Arturo Vidal dan Martinez saling bekerja sama untuk balik mengancam The Reds.

Inter Milan setelahnya mampu mendominasi pertandingan. Martinez pun mencoba bekerja sama dengan Ivan Perisic, tetapi tidak menghasilkan apa-apa.

Baca Juga  Maknai Hari Bakti TNI AU Ke-73, Lanud Pattimura Gelar Upacara Dan Doa Bersama

Selanjutnya, Calhanoglu menerobos dari sayap kiri dan menyundul bola ke Edin Dzeko, tetapi sundulannya diblok oleh Ibrahima Konate.

Inter Milan terus menekan. Kali ini, Alessandro Bastoni menendang setelah memanfaatkan tendangan sudut Calhanoglu, tetapi masih membentur mistar.

Menit ke-60, tuan rumah berhasil mencetak gol melalui Dzeko. Akan tetapi, hakim garis lebih dulu mengangkat bendera offside.

Tak berselang lama, peluang diciptakan Liverpool melalui kaki Luis Diaz. Namun, tembakan Diaz masih bisa dihalau.

Akhirnya, gol pertama tercipta pada menit 75. Liverpool menciptakan gol melalui Roberto Firmino yang menerima sepak pojok Robertson.

Tak butuh waktu lama, pada menit 83, Liverpool berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Mohamed Salah mencatatkan namanya di papan skor untuk Liverpool. Pada akhirnya, Liverpool pun menang 2-0 atas Inter. 

(red/tribunnews)

No More Posts Available.

No more pages to load.