Intelektual Stempel

oleh -368 views

Oleh: Dhimam Abror Djuraid, Kolumnis tinggal di Kota Surabaya.

Di Surabaya ada Jl Embong Malang yang dikenal sebagai bagian dari segitiga emas dengan Jl Tunjungan dan Urip Sumoharjo.

Di masa lalu di jalan itu banyak terdapat kios yang melayani pembuatan stempel. Sekarang, seiring dengan perkembangan zaman, tukang-tukang stempel itu tergusur dari Jl Embong Malang.

Tukang stempel hanyalah bagian dari industri kecil yang mempekerjakan masyarakat menengah bawah dengan skill yang relatif rendah.

Akan tetapi, ada juga tukang stempel yang menjadi bagian dari elite sosial dan politik yang bergengsi.

Tukang stempel macam ini tidak beroperasi di Jl Embong Malang, melainkan di tempat-tempat terhormat seperti kampus-kampus ternama.

Baca Juga  Musda X Golkar Ambon Ditunda, DPD I Maluku Terbitkan Surat Resmi

Banyak juga tukang stempel elite ini yang bekerja di lembaga tinggi dan tertinggi negara, bahkan, ada juga tukang stempel elite ini yang bekerja untuk istana di pusat kekuasaan.

Tukang stempel jenis ini bukan tukang stempel sembarang. Mereka adalah para politisi yang menjadi wakil rakyat dan duduk di gedung-gedung perwakilan rakyat.

Tukang stempel ini adalah para birokrat di birokrasi pemerintahan, dan para intelektual yang ada di kampus-kampus perguruan tinggi ternama.

Adalah Prof. Jimly Asshiddiqie yang menengarai ada intelektual tukang stempel yang kerjanya memberi legitimasi kepada apa pun kebijakan pemerintah.

No More Posts Available.

No more pages to load.