Porostimur.com, Teheran — Langkah baru Iran dalam memperkuat kendali atas Selat Hormuz kembali memicu perhatian global. Di tengah ketegangan geopolitik yang belum mereda, Teheran resmi membentuk lembaga khusus untuk mengelola jalur pelayaran strategis tersebut.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada Senin (18/5/2026) mengumumkan pembentukan Persian Gulf Strait Authority (PGSA), sebuah otoritas yang akan mengatur aktivitas pelayaran sekaligus menyediakan informasi real-time terkait kondisi operasional dan keamanan di kawasan Selat Hormuz.
Pembentukan lembaga ini menandai fase baru kebijakan Iran terhadap salah satu jalur energi paling vital di dunia, yang selama ini menjadi titik krusial distribusi minyak dan gas global.
Jalur Energi Dunia dalam Sorotan
Selat Hormuz dikenal sebagai jalur utama perdagangan energi internasional. Dalam kondisi normal, sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia melintasi kawasan ini, menjadikannya sangat sensitif terhadap setiap perubahan kebijakan maupun dinamika keamanan.
Pengumuman PGSA muncul hanya dua hari setelah laporan mengenai rencana Iran menyediakan layanan asuransi bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Skema tersebut disebut akan menggunakan sistem pembayaran berbasis mata uang kripto.









